Cari/Search

Beranda / Home



English version starts after the end of this text.

Muso Jikiden Eishin-ryu Iaido adalah seni bela diri Jepang dalam berpedang yang menekankan pada aspek mengeluarkan dan memotong dengan pedang samurai (disebut 'katana') dalam sebuah gerakan yang mengalir . Muso Jikiden Eishin-ryu adalah merupakan suatu 'koryu bujutsu' (artinya 'seni bela diri tradisional') yang diturunkan langsung semenjak 450 tahun yang lampau dari penciptanya, Hayashizaki Jinsuke Shigenobu, yang mengembangkan aliran ilmu berpedang ini.

Kami meneruskan tradisi Muso Jikiden Eishin-ryu iaido di Indonesia di bawah bimbingan Emilia Kusuma (4 Dan), dan pengawasan langsung oleh Esaka Sensei. Muso Jikiden Eishin-ryu yang kami latih saat ini diperkenalkan untuk pertama kalinya oleh Yutaka Iimura Sensei, mantan duta besar Jepang untuk Indonesia.

Dojo kami menekankan pada latihan secara tradisional dan penerapan teknik-teknik dalam kurikulum Muso Jikiden Eishin-ryu.

Iaido sangat memerlukan ketepatan dalam pelaksanaan teknik-teknik dan mensyaratkan konsentrasi yang sangat tinggi saat latihan, dimana kedua hal tersebut sangat membutuhkan disiplin diri dan komitmen pribadi yang besar dalam diri masing-masing murid untuk menguasai seni bela diri ini. Sebagai hasil dari jerih payah yang dilakukan, seni bela diri ini dapat mengembangkan aspek fisik, mental, dan spiritual, dan juga memberikan pencerahan dan kedamaian dalam diri pribadi.

Jika anda hendak mengetahui lebih jauh tentang Iaido dan manfaat-manfaat dari latihannya, silakan hubungi kami.



Versi Indonesia ada di atas teks ini

Muso Jikiden Eishin-ryu Iaido is the Japanese martial art of swordsmanship which emphasizes drawing and cutting with the samurai sword (called a 'katana') in a single fluid motion. Muso Jikiden Eishin-ryu is a 'koryu bujutsu' (which means 'traditional martial art') with a direct lineage back over 450 years to its founder, Hayashizaki Jinsuke Shigenobu, who developed this particular style of swordsmanship.

We continue the tradition of Muso Jikiden Eishin-ryu iaido in Indonesia under the instruction of Emilia Kusuma (4 Dan), and directly supervised by Esaka Sensei. Muso Jikiden Eishin-ryu iaido that we practice today was introduced the first time by Yutaka Iimura Sensei, former ambassador of Japan for Indonesia.

Our dojo emphasizes traditional practice and application of the techniques in the Muso Jikiden Eishin-ryu curriculum.

Iaido requires extreme precision of its techniques and demands tremendous concentration during practice-both of which ask a great deal of self-discipline and sincere personal commitment on the part of the student in order to master. As a reward for these efforts, it can offer the individual a lifetime of physical, mental, and spiritual growth, as well as an enlightened and peaceful state of mind.

If you would like to learn more about Iaido and the benefits of its practice, please contact us.